Tips Mengkonsumsi Mie Instan Untuk Kesehatan

Mie Instan sudah menjadi sebagai menu makanan yang disajikan demi kepraktisan. Banyak orang yang menyukai dan ketagihan untuk menikmatinya karena memiliki rasa yang enak dan gurih serta enak. Akan Tetapi mie instan ini juga memiliki dampak yang buruk untuk kesehatan.

Mie instan memiliki bumbu yang mengandung kadar garam dan pengawet, seperti monosodium glutamat (MSG) yang tinggi, sehingga pada orang yang memiliki hipertensi, kegemukan dan diabetes tidak dianjurkan untuk mengonsumsinya.

Mi instan tidak dianjurkan untuk dikonsumsi orang yang gemuk, hipertensi, atau diabetes. Karbohidrat yang terkandung di dalamnya sudah mengalami proses berkali-kali yang membuatnya mudah sekali diserap sehingga dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.

Bagi Anda yang menyukai mi instan, lebih baik mengurangi untuk mengonsumsinya. Tujuannya adalah demi kesehatan tubuh Anda. Jika ingin memakannya pun Anda harus olah secara sehat. Bagaimana cara mengelola mi instan agar tetap sehat? Untuk mengetahuinya, sebaiknya Anda simak tips berikut ini:

Tips Kesehatan Konsumsi Mi Instan
Mengonsumsi minimal seminggu sekali

Sudah diketahui banyak orang bahwa tidak baik untuk kesehatan jika mengonsumsi mi instan terlalu sering. Mi instan boleh-boleh saja Anda konsumsi tapi minimal satu minggu sekali saja. Itupun jika Anda benar-benar ingin memakannya. Jangan biasakan diri Anda untuk mengonsumsi mi instan jika tidak selera dengan masakan lain dan jangan juga menjadikan mi instan sebagai makanan pokok.

Jangan memakai air rebusannya

Mengonsumsi mi instan dengan memakai air rebusannya memang sangat lezat. Namun, hal ini jangan Anda biasakan karena dalam jangka panjang, bahan kimia tersebut akan sangat berbahaya bagi kecantikan wajah dan kulit. Kulit Anda akan menjadi kering dan menimbulkan berbagai gejala penuaan dini. Alangkah baiknya, jika mengonsumsinya menggunakan air rebusan yang baru saja agar bisa mengurangi risiko terkena efek negatif.

Tambahkan sayur

Agar tetap sehat mengonsumsi mi instan. Anda bisa tambahkan berbagai jenis sayur. Tambahkan sayur-mayur, seperti tomat, sawi hijau, toge, daun bawang, dan sayuran kesukaan Anda lainnya. Dengan menambahkan sayur-mayur di dalamnya, setidaknya Anda mempedulikan kesehatan tubuh agar tetap sehat.

Jangan memakai nasi

Kandungan karbohidrat juga ada di dalam mi instan. Untuk mengonsumsinya, jangan lagi Anda tambahkan nasi. Nasi juga memiliki karbohidrat sehingga jika Anda memakan secara bersamaan akan berdampak buruk pada kesehatan. Selain menambahkan sayur-mayur, Anda juga bisa menambahkan berbagai jenis makanan lain yang memiliki kandungan protein, seperti telur.

Bagaimanapun juga mie instan tidak bisa menggantikan makanan penuh. Mi instan tetap akan dianggap sebagai makanan bantu sementara untuk menunda rasa lapar. Selain tidak baik untuk jika dikonsumsi secara terus-menerus, kandungan gizi di dalam mi instan juga tidak memenuhi kandungan gizi yang dibutuhkan tubuh. Gangguan kesehatan yang bisa ditimbulkan bila Anda terus-menerus mengonsumsi mi instan, seperti obesitas, kenaikan kadar gula darah, kenaikan tensi tubuh, dan lain sebagainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *